Sabtu, 21 April 2012

SI AUTIS BIKIN NOVEL


Olaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa….

Olla Ramlan ^^

Apa kabar semuanya…?

Lama juga ya gue ga posting… ini disebabkan tugas kuliah gue yang menumpuk. Dan kegiatan yang seabrek-abrek. Ngomong-ngomong “seabrek-abrek” bahasa apaan ya?

(bahasa spanyol)

Artinya?

(muke lu jauh)

Sialaaaaaaaaaaaaaan Luu !!

Udah mulai ngeselin nih visitor setia gue. Tapi bodo amat dah. “jangan sampe masalah eek ayam jadi eek kebo” begitu kata salah satu temen gue di kampus yang nama nya disamarkan… DINI.

Wakakkakak… untung orangnya ga pernah baca blog gue ^^

(ini kenapa jadi ngomongin Eek si?)

Elu yang mulai duluan kardus!

Oke-oke kita ke topik hidayat… eh, topik himayat. Ealah… topik utama….

Salah satu kegiatan gue diluar tugas kuliah adalah tidak lain dan tidak bukan “menulis Novel”
Eaaa… Seperti apakah Novel karangan orang konyol sejenis gue ini? Bah, sejenis? Udah kayak hewan aja ya? Jenis vertebrata dan avertebrata…. Gue yakin gue termasuk yang jenis avertebrata. Karena gue suka banget tidur. Ngomong-ngomong avertebrata artinya apaan ya?

(artinya adalah…)

Udah lu ga usah ngomong…

Novel semacem apa yang gue karang? Novel-novel tentang orang yang selalu hidup menderita? Novel tentang orang yang di kejar hutang? Tentang orang yang selalu di ceng-in di sekolahnya? Bukan-bukan bukan novel yang kayak gitu yang gue buat. Kesannya kehidupan gue itu ga jauh dari kesuraman…
Novel yang saat ini gue karang adalah novel tentang Indigo.



Wah dari sumbernya aja udah berat nih urusannya. Ga semua orang tahu seperti apa itu Indigo. Sebagian beranggapan orang Indigo itu hanya semacam paranormal atau orang yang memiliki keterbelakangan mental. Bahkan gue sendiri pernah berfikir orang Indigo itu adalah orang yang terlalu banyak berkhayal.
Tapi, setelah gue telusuri dan melakukan riset yang mendalam. Ternyata Indigo bukan lah orang-orang yang seperti itu. Indigo mempunyai makna yang lebih luas. Dan novel yang saat ini gue rancang ini berupa “Sience Fiction”.

Jiaahhh gaya banget ya bahasa gue… SIENCE FICTION … ngomongnya aja udah belibet… maklum lidah orang kampung ^^

SIENCE FICTION itu artinya apaan ya?

(Ni orang kelewat bodoh banget ya… makanya Yan waktu pembagian otak jangan maen comberan mulu)
Proses nya pun sepertinya akan berlangsung lama. Mengingat ide pembuatan Novel ini juga udah ada sejak 1 setengah tahun lalu. Dan sudah berjalan sekitar 5 bab.

Gue juga ga bisa sembarangan nulis . mengingat kemampuan sastra gue ini masih lemah. Jadi masih banyak kekurangan dalam penulisan gaya bahasa mungkin. Dan sampai saat ini dalam tahap perbaikan dan perkembangan. Gue juga lagi cari-cari link orang yang ahli di bidang Novel. Ya kalo ada yang tau atau pembaca disini seorang penulis novel, boleh kontak gue di ryanwepe@yahoo.co.id e-mail legendaris gue. Konon udah banyak memakan korban.

(Korban mutilasi?)

Please deh bray… jangan ungkit-ungkit hal itu lagi… gue udah tobat.

Selain belajar sastra karena gue hanya seorang mahasiswa begajulan. Gue juga ga lupa bertanya-tanya kepada narasumbernya langsung. Yaitu anak-anak Indigo itu sendiri. Ada sebuah komunitas yang isinya anak-anak Indie dan nonIndie berkumpul disana. Emm alamat webnya juga ada. Nih www.komunitasindigo.com kalo ada yang mau berkunjung kesana silahkan. Bagus kok forumnya. Banyak ilmu pengetahuannya juga. Orang-orangnya juga asik-asik banget ^^

Alhamdulilah, setelah sharing disana, banyak temen-temen Indie yang mau membantu gue untuk memberikan kritik dan saran serta informasi tentang Indigo. Bahkan ada juga yang mau jadi Narasumber buat gue. Oh iya kalo mbak Hellen/ali baca blog ini. “Makasih loh mbak mau bantu orang ber otak setengah ini” ^^

Nah gimana jalan ceritanya tuh? seperti apa Ryan mengolah cerita ini?

Ini dia kutipan awalnya…

Kisah ini tentang seorang anak Indigo bernama Nicolas yang berumur 16 tahun. Ketika berumur 1 tahun. Nicolas dan keluarganya mengalami kecelakaan hebat. Kedua orang tuanya meninggal dunia, dan yang selamat dari kecelakaan itu hanya Nicolas. Akhirnya Nicolas yang berumur 1 tahun dibawa kesebuah panti asuhan untuk dirawat dan di besarkan. Ia pun dirawat oleh pengasuhnya Nyonya Zahra. Seorang pengasuh yang baik juga sangat perhatian. Namun, kehidupannya di panti asuhan tidaklah berjalan menyenangkan. Ciri-ciri ke Indigoan Nicolas muncul, dan hal itu membuat Nicolas di benci oleh teman-teman panti asuhannya. Alhasil Nicolas hidup menderita dipanti asuhan.Di caci, di maki, di pukuli. 14 tahun berlalu. Ada suatu kejadian yang mengakibatkan Nicolas berpisah dengan Nyonya Zahra. Dan tentunya membuat Nicolas semakin menderita dipanti asuhan. Hingga setahun setelah berpisah dengan Nyonya Zahra, Ia memutuskan untuk keluar dari panti asuhan…
Nah, seperti apa kelanjutan dari kisah Nicolas Ini?
Sebentar lagi kalian bisa langsung membaca ceritanya di blog ini langsung! ^^

Nah untuk Penjudulan juga gue masih belum bisa nentuin judul apa yang pas untuk Novel ini…
Nanti kalo Novelnya sudah berjalan beberapa bab, gue sih pengennya minta tolong para pembaca untuk mengusulkan Judul apa yang tepat dari Novel gue ini…
Tapi jangan aneh-aneh ya judulnya… kaya “beranak dalam kubur” atau “Ratapan Anak tiri” sedangkan ini novel tentang Indigo….
Kalo gue sih mau coba kasih judul “Si Kancil anak Nakal”
Gimana menurut kalian?
Keren kan?


0 comments:

Posting Komentar